Beranda Headline Wisata Batu Cinta

Wisata Batu Cinta

BAGIKAN

Catatan Dadang Kusnandar

 

BATU CINTA. Konon lokasinya terletak di area perkebunan PTPN VIII Walini, Kabupaten Bandung. Batu di kaki gunung Patuha yang udaranya sejuk serta panorama yang indah terbentang sebuah danau yang mengisahkan dua insan yang telah lama berpisah.

Kiansantang/ Ki Santang dan Dewi Rengganis karena asmara yang begitu dalam, akhirnya mereka dipertemukan kembali di suatu tempat yang disebut Batu Cinta. Inilah mitos yang berkembang di masyarakat Patengan/ Patenggang.

Menurut H. Gunara, pejabat PTPN VIII, seluas 9 ha area perkebunan dikelola pihak swasta untuk dimanfaatkan sebagai lokasi wisata. Di lokasi ini juga ada Jembatan Situ Patenggang, Glamping (glamour camping) Tent, Teras Bintang, miniatur perahu Pinisi, Taman Kelinci, dan sebagainya. “Pengunjung juga bisa menikmati keindahan Situ Patenggang dengan berperahu”, ungkap Gunara. Yang pasti, Anda akan dimanjakan dengan panorama alam yang indah dan asri.

Siswanto, pengunjung Lokasi Batu Cinta asal Bekasi, mengatakan bahwa batu sebagai benda keras yang mengukuhkan jalinan cinta antara dua anak manusia. Kerasnya batu merupakan simbol kuatnya cinta kedua anak manusia.

Cinta yang terpatri apalagi setelah sekian lama tak berjumpa semakin menghidupkan dan saling menghidupi. “Dan dari situlah anak keturunan lahir membentuk masyarakat, hingga dalam skala luas terbentuk negara”, papar Siswanto (Minggu, 27/08).

Ada pun kaitannya dengan sejarah/ babad Cirebon, Kiansantang berdasar wikipedia, istri Prabu Kiansantang bernama Nyi Mas Subanglarang, sedangkan Kiansantang adalah anak Sri Baduga Maharaja alias Prabu Siliwangi. Pertanyaannya kemudian, apakah Kiansantang = Ki Santang, dan Nyi Subang Larang = Rengganis? Tentu saja ini merupakan lahan kajian sejarah yang bisa ditelusur.

Yang pasti situs batu cinta jika diabadikan melalui drone terlihat berbentuk Love (cinta). Cinta sekali lagi harus dikukuhkan supaya hidup jadi lebih damai.@

BACA Juga:
DPD Golkar Kabupaten Cirebon Terkesan Hati-hati Tentukan Cabup dan Wakil Bupati

*) Penulis lepas tinggal di Cirebon

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here